Simpati Umat Kristen di Jambi Sambut Lebaran

Simpati Umat Kristen di Jambi Sambut Lebaran

(Warna/Jambi) Kemeriahan perayaan Lebaran atau hari raya Idul Fitri 1435 Hijriyah, 28 Juli 2014 yang dirayakan umat Muslim ternyata turut juga dimeriahkan umat Kristen di Jambi. Umat Kristen di Kota Jambi misalnya memberikan aksi simpati kepada saudara-saudara mereka umat Muslim dengan melakukan kunjungan silaturahmi ke rumah keluarga mereka yang beragama Islam. 

Selain itu warga Kristen di Kota Jambi juga mengunjungi rumah warga Muslim di komplek perumahan atau tetangga untuk mengucapkan dan menyampaikan Selamat Lebaran. Rasa persaudaraan tersebut tidak hanya ditunjukkan satu dua orang warga Kristen. Rata-rata warga Kristen di Kota Jambi melakukan kunjungan silaturahmi ke sanak saudara dan tetangga mereka yang beragama Muslim. 

Keluarga B Damanik/Br Sitopu, Keluarga F Damanik/Br Sitorus, Keluarga R Saragih/Br Sinaga dan Keluarga R Saragih/Br Damanik misalnya, mengadakan kunjungan silaturahmi Lebaran ke rumah sanak saudara mereka yang merayakan Lebaran, Senin (28/7). Pertemuan dengan keluarga tersebut penuh dengan keakraban dan rasa kekeluargaan. 

B Damanik/Br Sitopu ketika berkunjung ke rumah keluarga Bp Irwan Damanik/Br Sinaga yang merayakan Lebaran mengatakan, pertemuan silaturahmi tersebut sangat berarti untuk mempererat rasa persaudaraan. Kunjungan seperti itu sudah rutin dilakukan setiap Lebaran. Pada kesempatan tersebut, B Damanik yang merupakan penasehat perkumpulan (Tumpuan) Damanik se-Kota Jambi juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Bp Irwan Damanik. 

"Mulai pagi kami sudah mengadakan kunjungan silaturahmi ke rumah saudara kami Damanik yang beragama Islam di daerah Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, sekitar 45 Km dari Kota Jambi. Setelah itu baru mengunjungi keluarga kami Muslim di Kota Jambi. Kunjungan ini kami lakukan untuk semua saudara kami yang Muslim di Kota Jambi. Sedangkan saudara kami yang tidak sempat kami kunjungi, kami menyampaikan ucapan Lebaran melalui SMS,"katanya.

Sementara itu warga Muslim yang merayakan Lebaran atau Idul Fitri di Kota Jambi juga turut berbagai suka cita di hari Idul Fitri kepada keluarga mereka warga Kristen dengan mengantarkan buah tangan, yakni makanan hari raya. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu wujud kentalnya rasa persaudaraan di antara umat Muslim dan Kristen di Kota Jambi.

Keluarga Ibu Novri, misalnya, mengantarkan makanan ke rumah beberapa sahabat mereka yang beragama Kristen sehari menjelang Lebaran. Mereka mengantarkan makanan tersebut sebagai simbol jalinan eratnya tali silaturhmi. 

"Kami antarkan makanan ini dengan suka cita walau hanya alakadarnya. Antaran makanan ini merupakan tradisi bagi kami untuk menunjukkan eratnya rasa persaudaraan di antara keluarga dan handai taulan kami, walau berbeda kepercayaan,"katanya. 


Sementara itu pantauan Warna di Kota Jambi, beberapa Gereja di Kota Jambi juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada umat Muslim. Ucapan selamat Lebaran itu disampaikan melalui pemasangan spanduk ucapan Lebaran di depan Gereja seperti tampak di Gereja Methodist Indonesia "Moria", Jalan Kol. M Kukuh Kota Jambi dan di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kotabaru Jambi. (Warna/Rds)

********* 

Umat Kristen Kota Jambi

Mengucapkan 

"SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SAYAWAL 1435 H 

KEPADA SEGENAP SAUDARA UMAT MUSLIM DI JAMBI"

Tak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang tak punya salah

 "Mohon Maaf, Lahir dan Bathin"

 

Warga Kota Jambi Sambut Kemenangan Jokowi – JK




Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi (nomor dua dari kiri) ketika melakukan orasi politik pada kampanye di Arena MTQ Jambi, Kota Jambi, Selasa, 24 Juni 2014. Saat itu Jokowi berjanji akan meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan murah dan gratis di Indonesia melalui Kartu Indonesia Seha (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). (Foto :Warna/Rds)

(Jambi) Warga Kota Jambi menyambut gembira kemenangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi – JK) pada pemilu presiden (Pilpres) 9 Juli 2014. Kemenangan Jokowi – JK dalam pilpres yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Selasa (22/7) malam merupakan kemenangan rakyat kecil. Warga kota itu berharap agar Jokowi – JK benar-benar mampu memberikan jalan keluar bagi rakyat kecil untuk meningkatkan kesejahteraan hidup setelah mereka resmi mengemban tugas memimpin Indonesia lima tahun ke depan. 

Yulinar Sinaga (46), warga Perumahan Pintu Besi, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi kepada SP di Kota Jambi, Rabu (23/7) pagi mengatakan, keluarganya sangat gembira atas keberhasilan Jokowi – JK memenangkan pilpres. Keberhasilan Jokowi – JK memenangkan pilpres merupakan simbol adanya kesatuan hati sebagian besar masyarakat Indonesia untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden RI yang rendah hati dan peduli kesulitan rakyat kecil. 

“Kami sangat senang Jokowi – JK menang pilpres. Kemenangan Jokowi – JK ini tentu tercapai berkat perjuangan seluruh rakyat kecil di Indonesia yang menginginkan kehadiran pemimpin yang rendah hati dan peduli. Kami berharap, Jokowi – JK nanti bisa membangun ekonomi rakyat agar kalangan ekonomi lemah yang selama ini sulit hidup bisa bertambah sejahtera,”katanya. 

Puluhan ribu pendukung mengelu-elukan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo - Jusuf Kalla (Jokowi - JK) pada kampanye terbuka di Arena MTQ, Kota Jambi, Selasa, 24 Juni 2014. (Foto : Warna/Rds)

Menurut Yuliana yang kini menyekolahkan dua anak di perguruan tinggi ini, Jokowi – JK juga diharapkan benar-benar mampu menepati janji untuk memberikan pelayanan kesehatan yang murah kepada masyarakat dan menciptakan pendidikan murah. Selain itu Jokowi  - JK  juga diharapkan bersikap tegas memberantas praktik-praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di kalangan birokrasi yan selama ini banyak menyulitkan kalangan masyarakat bawah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan murah. 

Senada dengan itu, Jinta Girsang (50), warga Paal X, Kotabaru, Kota Jambi mengatakan,  kemenangan Jokowi – JK memberikan harapan besar bagi rakyat kecil tentang adanya perubahan besar di Indonesia. Perubahan yang sangat diharapkan masyarakat kecil, yakni adanya peningkatan perhatian pemerintah terhadap kesulitan ekonomi rakyat, mahalnya biaya kesehatan.

Dikatakan, rakyat kecil di Indonesia berjuang keras memenangkan Jokowi – JK menjadi presiden dan wakil presiden karena menginginkan perubahan mendasar dalam pelayanan masyarakat dan perbaikan ekonomi rakyat. Salah satu perubahan yang kami harapkan dilakukan Jokowi- JK ialah pemberantasan korupsi di bidang pendidikan. 

“Saat ini pendidikan di Jambi sarat korupsi, sehingga anak-anak orang miskin sulit masuk sekolah negeri. Kondisi seperti ini sulit diatasi hingga kini karena pemimpin rakyat, nulai dari presiden, gubernur, wali kota, kepala dinas pendidikan dan para guru kurang memiliki niat menghilangkan korupsi, kolusi dan nepotisme dalam dunia pendidikan, khususnya pada penerimaan siswa sekolah negeri. Kondisi ini perlu mendapatkan Pak Jokowi – JK jika nanti sudah resmi memimpin Indonesia,”katanya. [141] (Suara Pembaruan, Rabu, 23 Juli 2014)

Jokowi-JK Menang Pilpres 2014

Calon Presiden RI, Joko Widodo (kiri) berbincang akrab dengan dan Wakil Calon Presiden RI  
Jusuf Kalla (kanan) ketika mengikuti rekapitulasi hasil perolehan suara pemilu presiden (Pilpres)
9 Juli 2014 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Jakarta, Selasa, 22 Juli 2014. (Foto : Ist)

(Jakarta) - Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (22/7) sore telah menyelesaikan proses rekapitulasi suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 di 33 provinsi dan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). Berdasarkan rekapitulasi di 33 provinsi dan PPLN, pasangan nomor urut dua Jokowi-Jusuf Kalla (JK) secara resmi mengumpulkan suara terbanyak, yakni 70.997.833 (53,15 persen), sedangkan Prabowo-Hatta 62.576.444 (46,85 persen).

Dari rekapitulasi tersebut, Jokowi-JK menang di 23 provinsi, yakni Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung (Babel), Kepulauan Riau (Kepri), DKI Jakarta, Jawa Tengah (Jateng), DI Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim), Sulawesi Utara (Sulut), Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Barat (Sulbar), Maluku, Papua, dan Papua Barat, serta PPLN.

Sedangkan, Prabowo-Hatta unggul di 10 provinsi, yakni Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), Riau, Sumatera Selatan (Sumsel), Jawa Barat (Jabar), Banten, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan Selatan (Kalsel), Gorontalo, dan Maluku Utara (Malut). (BeritaSatu.com, Selasa, 22 Juli 2014)


Kampanye Calon Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Arena MTQ Provinsi Jambi, Selasa, 24 Juni 2014 (Foto : Warna/Rds)

Jokowi Menang di Jambi


Pasangan calon presiden dan wakil presiden (Capres – Cawapres) nomor urut 2, Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi – JK) hanya menang tipis dari pasangan Capres – Cawapres nomor urut 1, Prabowo Subianto – Hatta Radjasa (Prabowo – Hatta) pada pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 di Provinsi Jambi. Berdasarkan pleno rekapitulasi perolehan suara Pilpres 9 Juli 2014 tingkat Provinsi Jambi yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi di Hotel Novita Kota Jambi, Sabtu (19/7), Jokowi – JK hanya unggul 26.461 suara atau 3 % dari Prabowo – Hatta. Jokowi – JK unggul di enam kabupaten dengan total perolehan 897.787 suara atau 50,75 %. Sedangkan Prabowo - Hatta  unggul di dua kota dan tiga kabupaten dengan perolehan 871.326 suara atau 49,25 %. 

Pleno rekapitulasi perolehan suara Pilpres 9 Juli 2014 tingkat Provinsi Jambi yang dipimpin Ketua KPU Provinsi Jambi, M Subhan berlangsung aman dan tertib. Saksi kedua capres – cawapres menerima dan menandatangani hasil pleno rekapitulasi perolehan suara pilpres tersebut. Beberapa catatan mengenai dugaan kejanggalan pilpres di daerah itu disampaikan saksi dan tim sukses capres kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi. Dugaan kejanggalan pilpres di daerah itu antara lain adanya pemilih tambahan sekitar 37.000 pemilih. Kemudian pelaksanaan pemungutan suara ulang di tempat pemungutan suara (TPS) 11 Kota Bangko, Kabupaten Merangin tanpa adanya rekomendasi panitia pengawas pemili (Panwaslu) Merangin. 

Menurut Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi, dugaan pelanggaran pilpres di Jambi tersebut akan disampaikan kepada Bawaslu Pusat agar dibahas pada rekapitulasi perolehan suara pilpres di tingkat KPU Pusat. 

“Kami sudah menanyakan mengenai asal pemilih tambahan yang menggunakan kartu  tanda penduduk (KTP dan kartu keluarga (KK) pada pilpres lalu dengan jumlah sekitar 37.000 orang pemilih. Namun KPU Provinsi Jambi tidak bisa menjelaskannya lebih rinci. Karena itu masalah ini akan kami bawa ke tingkat pusat,”katanya. [141] (Suara Pembaruan, Senin, 21 Juli 2014)


Pendukung Calon Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) pada kampanye di Arena MTQ Provinsi Jambi, Selasa, 24 Juni 2014 (Foto : Warna/Rds)

Hasil Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Pilpres KPU Provinsi Jambi
Sabtu, 19 Juli 2014
11. Kota Jambi
Prabowo – Hatta          : 155.560 (52,11 %)
Jokowi – JK                 : 142.969 (47,89 %)

22. Kabupaten Batanghari
Prabowo – Hatta          : 59.741 (45,00 %)
Jokowi – JK                 : 72.999 (54,99 %)
33. Kabupaten Muarojambi
Prabowo – Hatta          : 81.395 (41,63 %)
Jokowi – JK                 : 114.132 (58,37 %)
4 4. Kabupaten Tebo
            Prabowo – Hatta          : 66.172 (37,87 %)
Jokowi – JK                 : 108.551 (62,13 %)
55. Kabupaten Bungo                   
            Prabowo – Hatta          : 91.122 (51,00 %)
Jokowi – JK                 : 87.530 (48,99 %)
66. Kabupaten Tanjungjabung Barat
            Prabowo – Hatta          : 63.806 (44,65 %)
Jokowi – JK                 : 79.090 (55,35 %)
77.  Kabupaten Tanjungjabung Timur
            Prabowo – Hatta          : 44.919 (38,61 %)
Jokowi – JK                 : 71.431(61,39 %)
88. Kabupaten Sarolangun
            Prabowo – Hatta          : 68.598 (47,29 %)
Jokowi – JK                 : 76.443 (52,70 %)
99. Kabupaten Merangin
            Prabowo – Hatta          : 98.973 (50,92 %)
Jokowi – JK                 : 95.407 (49,08 %)
110. Kabupaten Kerinci
Prabowo – Hatta          : 104.649 (73,01 %)
Jokowi – JK                 : 38.680 (26,99 %)
111.  Kota Sungaipenuh      
            Prabowo – Hatta          : 36.381 (77,51 %)
Jokowi – JK                 : 10.555 (22,49 %)

Total Perolehan Suara
1.      Prabowo – Hatta       : 871.326 (49,25 %)
2.      Jokowi – JK              : 897.787 (50,75 %)

Suara Sah         : 1.769.099 (71,22 %)
DPT/DPK         : 2.483.838 mata pilih

Umat Kristen di Jambi Diharapkan Tolak Politik Uang

Umat Kristen di Jambi Diharapkan Tolak Politik Uang

(Warna/Jambi) - Umat Kristen di Kota Jambi mengharapkan saudara - saudara seiman di Provinsi Jambi menolak politik uang (money politics) menjelang pemungutan suara pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli 2014. Sikap menolak dengan tegas politik uang dan berbagai kecurangan pilpres di kalangan umat Kristen Jambi tersebut penting guna menjaga citra baik dan kejujuran umat Kristen di Jambi dalam pilpres.  Jika umat Kristen ada yang terlibat politik uang dan kecurangan dalam pilpres, lalu hal tersebut terbongkar serta terpublikasi dengan luas, hal tersebut akan merusak citra umat Kristen. 

Harapan tersebut disampaikan beberapa orang umat Kristen Kota Jambi kepada Warna di Jambi, Selasa (8/7/2014) menyikapi ancaman politik uang dan kecurangan pelaksanaan Pilpres, Rabu, 9 Juli 2014. A Sormin (50), warga Kristen di Kota Jambi mengatakan, politik uang pasti banyak terjadi pada Pilpres sama seperti pada pemilu legislatif (Pileg) 9 April 2014. Politik uang tersebut tidak hanya merebak di tengah masyarakat umumnya, tetapi juga di lingkungan umat Kristen. 

"Karena itu kami berharap umat Kristen di Jambi tidak mau terlibat politik uang. Mari kita memilih pemimpin bangsa ini secara jujur berdasarkan hati nurani, jangan karena paksaan atau godaan uang. Kalau sampai kita terkena politik uang, citra kita akan buruk, sementara para pemenang pemilu tidak akan mengingat kita lagi setelah pemilu,"katanya. 

Sementara itu menurut H Purba (53), umat Kristen di Jambi yang mengikuti Pilpres diharapkan juga lebih hati-hati, teliti dan cermat menggunakan hak pilih agar jangan sampai terjebak kecurangan pada saat pemungutan suara.Pengalaman di beberapa daerah dalam pemungutan suara selama ini, oknum-oknum tertentu membagikan surat suara yang telah dicoblos kepada pemilih di tempat pemungutan suara (TPS). Hal tersebut baru diketahui pemilih setelah berada di bilik suara. Namun ketika pemilih protes, hal tersebut tidak ditanggapi penyelenggara pemungutan suara, karena pemilih sudah masuk bilik suara. 

"Nah untuk mencegah atau menghindari kecurangan tersebut, para pemilih Kristen di Jambi  hendaknya memeriksa surat suara terlebih dahulu sebelum masuk ke bilik suara. Sebelum kita masuk bilik suara, kita membuka dulu surat suara di luar bilik suara. Kalau ada surat suara yang telah dicoblos, bisa kita protes,"katanya. 

A Sormin dan H Purba mengatakan, siapa pun pemenang Pilpres 2014 akan bisa diterima segenap lapisan masyarakat asalkan pelaksanaan pilpres berlangsung dengan jujur, bebas kecurangan dan intimidasi. Namun kalau kemenangan pilpres diraih melalui kecurangan, hal itu berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat. 

"Kita berharap, Pilpres 2014 benar-benar berlangsung aman, damai, jujur dan bebas kecurangan. Mudah-mudahan umat Kristen yang tergabung dalam tim sukses kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden juga menjungjung tinggi nilai kejujuran, sehingga mereka tidak sampai menghalalkan segala cara untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden yang mereka dukung,"kata A Sormin. (Warna/Rds)
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Mari terus kita hidupkan semangat kerukunan dan toleransi beragama. 

Mari kita hormati saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah Puasa.


"Selamat Menunaikan 
Ibadah Puasa/Ramadhan 1435 Hijriyah" 
kami ucapkan 
untuk segenap saudara kami 
umat Muslim di Jambi.